Showing posts with label jalanan. Show all posts
Showing posts with label jalanan. Show all posts

Thursday, August 12, 2010

ragi 1

selamat menjalankan ibadah puasa bagi yg menunaikannya....


seluruh umat muslim di penjuru dunia sekarang tentunya sedang menjalankan ibadah puasa. tidak hanya yg dewasa, melainkan juga yg masih muda, belia, brondong, segeeeer..... anak sd saja saingan siapa yg lebih dulu bisa berpuasa secara penuh. 98% warung makan mengganti jam operasionalnya. anak sekolah libur di awal puasa. jalanan tidak terlalu macet (tapi luar biasa sejak jam 4 sore!!). para pegawai menghabiskan waktu istirahat (tidur) lebih banyak dari biasanya. masjid2 penuh berjubel.
luar biasa lah.
bangun jam 3 pagi. masak, sahur, sholat subuh, tidur lagi, mandi, brangkat.
banyak yg bisa berpuasa secara penuh. terbukti, puasa berhasil meningkatkan pendapatan bagi para penjual makanan untuk berbuka, penjual minuman & bakpao di pinggir jalan, supir taksi. puasa berhasil membungkam mulut dari keserakahan pada makanan, minuman, nafsu duniawi lainnya (bahkan).
sayangnya,, puasa belum bisa membungkam mulut dari kesombongan, dari perkataan yg mengandung fitnah, ketidakbenaran, yg kita tidak tahu benar atau tidak.
puasa belum bisa membuat yg menjalankannya for being honest & humble.

T : "jadi biasanya buka puasa dimana da?"
S : "saya ga puasa, pak"
T : "o...lagi ga puasa ya,,,,"
S : ".........."

saya tidak bisa berkata "saya memang ga pernah puasa di bulan ramadhan, pak". entah karena ga tega atau mungkin ga berani. sapa juga yg tau kalo mungkin niatnya ngasih tebengan biar bisa cepet nyampe rumah & buka di rumah, tarawih juga bareng2. hmm......saya tak mau menghancurkan hatinya.

sekali lagi selamat berpuasa bagi yg menjalankannya

Thursday, June 3, 2010

persatuan & kesatuan

Kamis, 3 juni 2010
Galeri Nasional Indonesia, Jakarta
sekitar pukul 18.00 kalau tidak salah












ada reog ponorogo. langka kan? yg selama ini kita bela dari serbuan tetangga. terakhir kita tonton kapan ya?
kemarin sore betul ada reog ponorogo di halaman galeri nasional. kurang tahu dalam rangka apa. mungkin ada pameran kebudayaan. tak beda layaknya pameran lain yg biasa di gelar di situ.

banyak yg mengambil gambar (alias foto-foto.berusaha menggunakan EYD.hehe). mungkin pemerhati seni atau pemerhati budaya yang biasa ada di setiap pameran. tapi pedagang asongan ikutan juga. cukup nonton. karyawan yang pulang kantor & lewat juga mampir nonton. saya & penumpang kopaja juga ndangak (belum menemukan diksi yg tepat untuk kata ini) ke jendela, ikutan nonton juga. dari tadinya menghadap depan sampai balik 180 derajat menghadap belakang. kondektur kopaja juga ikutan nonton, makanya tumben bisa diem sebentar. yang mau ke stasiun juga mampir sebentar, nonton. jalanan macet, bukan karena ada reog, tapi karena memang biasanya macet.
masih ada yg ngumpul buat nonton reog. mungkin nostalgia selayaknya di kampung selalu ramai kalau ada reog, kuda lumping, wayang, kaceba, ondel-ondel.

kita masih satu dalam reog, bukan dalam kampanye, bukan juga di senayan.
hehe